Yogyakarta, 2 Desember 2025 – Magister Ilmu Biomedik (MIB) Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FK-KMK) Universitas Gadjah Mada kembali menyelenggarakan sesi edukasi ilmiah melalui Podcast RETINA Biomedika (Refreshing Edukasi Tematik dan Informatif Bermakna Biomedika). Acara ini disiarkan secara live streaming melalui kanal YouTube resmi Magister Ilmu Biomedik FKKMK UGM serta platform Zoom Meeting.
Mengusung tema “From Fat to Heart: Can Adipokines Mediate Obesity-Related Cardiovascular Risk?”, episode ini membahas mekanisme biologis yang menjelaskan bagaimana obesitas dapat meningkatkan risiko penyakit jantung melalui peran adipokin. Narasumber dalam sesi ini adalah dr. Mas Rizky Anggun Adipurna Syamsunarno, M.Kes., Ph.D, dosen Ilmu Kedokteran Dasar dari Fakultas Kedokteran Universitas Padjadjaran (UNPAD), dengan Lailatul Mubarokhah (Mahasiswa Minat Farmakologi MIB FK-KMK UGM Angkatan 2024) sebagai moderator.
Dalam pemaparannya, dr. Mas Rizky menegaskan bahwa jaringan lemak bukan hanya tempat penyimpanan energi yang bersifat pasif, melainkan sebuah organ endokrin aktif yang menghasilkan berbagai zat bernama adipokin yang berperan penting dalam regulasi metabolisme dan kesehatan kardiovaskular.
Kegiatan ini turut mendukung beberapa Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), di antaranya: SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera – memberikan edukasi berbasis ilmu pengetahuan terkait mekanisme penyakit tidak menular, khususnya risiko kardiovaskular. SDG 4: Pendidikan Berkualitas – menghadirkan akses pembelajaran digital yang inklusif dan berkualitas bagi mahasiswa, praktisi, dan masyarakat. SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan – Menggambarkan kolaborasi antarlembaga melalui keterlibatan pakar dari FK UNPAD dan FK-KMK UGM sehingga memperkuat pertukaran ilmu dan teknologi di bidang biomedis.
Dengan terselenggaranya podcast ini, MIB FK-KMK UGM menegaskan komitmennya untuk menjadi pelopor dalam penyebaran wawasan biomedis yang mutakhir dan relevan dengan tantangan kesehatan global saat ini.









